Sabtu, 23 Oktober 2010

Untukmu Pahlawan Keluargaku

Oleh Ditha Ismira Intania di 19.39
Apa merupakan sosok yang sangat dikagumi oleh khlayak masyarakat. Dan khususnya bagi keluarga. Terbukti dengan usianya yang telah mencapai kepala 8, apa sangat giat dalam mencari ridho Alloh SWT. Terutama giat dalam beribadah.

Di dalam kesehariannya, selalu tersirat difikirannya untuk bersilaturahmi. Seberapa jauh jarak yang ditempuh, apa akan tetap berangkat untuk sekadar bersilaturahmi atau menengok kerabatnya. Apa tidak pernah meminta untuk ditemani dalam pergi bersilaturahmi. Apa selalu pergi sendiri memakai becak, angkutan umum, bahkan ojek sekalipun. Dengan kemurahan hatinya, apa sangat bersahabat denagn masyarakat baik itu dewasa sampai anak-anak dan remaja.

Namun ditengah kegiatannya tersebut apa jatuh sakit. Berawal dari rasa sakit di bagian kepala dan perut, apa hanya bisa terbaring lemah diatas kasur yang dilengkapi bantal dan pelukan guling. Lalu dibawa ke rumah sakit. Taka ayal apa sangat sabar menghadapinya. Tak pernah ada kata mengeluh yang terucap dari bibirnya. Tampak terlihat jelas dari wajahnya, senyuman yang menanti datangnya ajal. Terkadang apa menggerutu karena merasa terganggu oleh mamah nini yang senantiasa selalu ingin berada di dekatnya dan membelai lembut dengan penuh kasih sayang seorang istri kepada suami. Hanya kesabaran yang terpancar di wajahnya sampai tubuhnya habis termakan oleh penyakit ganas itu. Selama di rumah sakit, apa sudah pasrah dengan semuanya.

Kami sangat sedih apabila melihat kondisinya. Sampai pada akhirnya, apa dijemput oleh maut dengan sangat tenang.

Kini hanya kenangan apa yang masih ada dan akan selalu bersemayam di hati kami. Berbagai kebaikan apa selama menemani kami di dunia ini akan kami jadikan pedoman dan contoh demi mencapai indahnya dunia dengan kebaikan.
Selamat jalan pahlawan keluargaku. Jasadmu takkan menemani hari-hari kami kembali namun kenanganmu akan selalu dan selalu kami kenang. Doa kami akan selalu ada untukmu. Sulit dipercaya memang namun harus percaya! Semoga apa tenang di alam sana. Semakin banyak orang-orang yang mendoakan apa mudah-mudahan apa semakin mudah untuk memasuki surga-Nya.Amiin...

Kami semua rela melepasmu dan apa bahagia di alam sana.


0 komentar:

Posting Komentar

 

Exemplary Life Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review